Showing posts with label Fakta Alkitab. Show all posts
Showing posts with label Fakta Alkitab. Show all posts

Tuesday, 14 June 2016

Alasan Yesus Kristus Hanya Melayani Selama 3,5 Tahun

alasan yesus kristus hanya melayani selama 3,5 tahun
Ilustrasi Yesus Kristus


Mengapa Yesus hanya melayani selama 3,5 tahun? Pertanyaan ini sempat terlintas didalam benak saya. Saya sempat bertanya-tanya kepada beberapa pelayan didalam gereja saya, dan akhirnya saya sudah mulai mengerti dan kita akan membahasnya kali ini.

Jika kita telaah Alkitab, kita akan mengetahui hal mengenai kisah hidup Kristus, termasuk pelayanan yang Yesus Kristus lakukan. Mungkin beberapa diantara kita tidak mengetahui alasan Yesus hanya melayani selama 3.5 tahun. Mengapa tidak lebih lama? Bukankah itu terlalu singkat? Mungkin beberapa pertanyaan itu terbesit didalam pikiran kita semua.

Menurut perhitungan umur Yesus dalam ALkitab, Yesus memulai pelyanan-Nya kira-kira berkisar pada usia 29-30 tahun dan wafat atau meninggal pada usia 33 tahun. Jika dihitung secara sistematis, dapat dikatakan pelayanan Yesus Kristus semasa hidup hanya berlangsung kurang lebih selama 3,5 tahun. Pelayanan yang cukup singkat jika kita bandingkan dengan masa sekarang. Mungkin kita pernah melihat beberapa hamba Tuhan yang melayani sudah cukup lama, bahkan hampir separuh hidupnya ia habiskan untuk melayani.

Orang Kristen mengetahui bahwa hari sebelum kelahiran Yesus sudah banyak dinubuatkan didalam kita perjanjian lama. Tentunya kelahiran Yesus Kristus atau biasa kita kenal dengan kelahiran Sang Juruselamat ataupun Sang Mesias sudah dipersiapkan oleh umat manusia yang ada didunia. Jika umat manusia saja sudah menanti-nanti dan mempersiapkannya, bagaimana dengan Allah sendiri. Apakah Allah yang turun kedunia dalam rupa Yesus Kristus tidak mempersiapkan kelahiran ataupun kedatangan-Nya? Tentu saja semua itu telah diperhitungkan oleh Allah sendiri.

Persiapan yang telah Allah lakukan tentu saja sudah sangat sempurna, melihat tugas utama dari kedatangan dan pelayanan Yesus Kristus yang cukup penting dalam menyelamatkan dan memberitakan kabar sukacita kepada manusia. Tentunya setiap persiapan yang Allah lakukan memiliki sebuah alasan tersendiri yang mungkin terdapat beberapa alasan yang dapat untuk kita pahami menurut apa yang tertulis didalam Alkitab.

Lalu mengapa Yesus Kristus hanya melayani selama 3,5 tahun? Jika dilihat mungkin kita akan berpendapat bahwa lamanya pelayanan Yesus itu terlalu singkat bukan?

Menurut kami, yang perlu ditinjau dari kelahiran hingga kisah pelayanan Kristus adalah mengenai tugas yang diemban oleh Kristus. Dalam artikel yang telah kami posting sebelumnya mengenai Tujuan Pelayanan Yesus Kristus kita dapat melihat atau mengambil 2 tugas penting yang harus diselesaikan oleh Yesus Kristus.

Bukan hanya itu saja, dalam kitab Matius 5 : 17, kita dapat melihat mengenai perkataan Yesus mengenai hukum taurat atau bisa juga disebut kitab perjanjian lama.


Matius 5 : 17
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Dalam kalimat tersebut dikatakan bahwa Yesus datang kedunia memiliki sebuah tujuan yang cukup penting yaitu untuk 'menggenapi hukum taurat' atau bisa juga kita katakan 'menggenapi kitab perjanjian lama'.

Lantas apa hubungannya lama pelayanan Yesus Kristus dengan tugas-tugas tersebut?

Yang dapat kita simpulkan adalah selama pelayanan-Nya, Yesus memiliki sebuah tugas penting yang harus Ia lakukan dan selama 3,5 tahun pula Ia sudah berhasil menyelesaikan tugas-tugas-Nya juga telah menggenapi apa yang ada pada perjanjian lama dan menyempurnakan ajaran-Nya didalam perjanjian baru. Yesus telah menggenapi nubuat-nubuat yang ada didalam perjanjian lama dan juga tugas-tugas yang harus diemban-Nya didalam dunia.

Jadi alasan Yesus hanya melayani selama 3,5 tahun adalah karena Ia telah berhasil menyelesaikan tugas-Nya dan telah menggenapi apa yang ada pada perjanjian lama juga telah menyempurnakan ajaran-ajaran Kristen pada perjanjian baru. Itu sebab-Nya kedua perjanjian yang ada dalam Alkitab tetap dipakai karena keduanya memang saling berhubungan.

Untuk itu, lamanya pelayanan Yesus Kristus tidak ditentukan oleh waktu, melainkan ditentukan oleh tanggung jawab yang telah Kristus lakukan. Dan selama 3,5 tahun pula Yesus sudah memenuhi tanggung jawabnya.

Lantas bagaimana dengan kita, menurut kamu apakah alasan kita masih diberkati Tuhan hingga saat ini?
Read more

Sunday, 12 June 2016

Tujuan Pelayanan Yesus Kristus

Berikut ini adalah tugas-tugas yang diemban Yesus Kritus selama melayani di bumi.
Pelayanan Yesus Kristus

Tuhan Yesus memulai pelayanan di bumi pada saat Ia berusia 3o tahun. Pelayanan yang Ia lakukan terbilang relatif singkat, pasalnya Ia hanya melayani selama kurang lebih 3,5 tahun. Namun dibalik waktu singkat tersebut, terdapat banyak sekali kisah dan ajaran yang hebat yang masih dianut hingga saat ini. Orang Kristen percaya bahwa kehadiran Kristus kedalam dunia bukan hanya untuk mewujudkan ataupun menggenapi apa yang telah dinubuatkan dalam perjanjian lama. Pelayanan yang Ia lakukan bukan tidak disertai sebuah tujuan yang hebat. Jika kita melihat kembali kedalam Alkitab, kita akan mengetahui bahwa kedatangan dan pelayanan Yesus memiliki misi yang luar biasa.

Baca juga : Mengapa Yesus Mulai Melayani Pada Usia 30 Tahun?

Selama kisah hidup dan pelayanan-Nya, Yesus sang juruselamat memiliki dua tujuan Utama. Yang pertama adalah sebagai Guru (Lukas 4:43) dan sebagai Pendamai (1 Yohanes 2 : 1-2). Dalam waktu yang cukup singkat tersebut, Yesus dikatakan cukup berhasil dalam melakasanakan misi pelayanan=Nya didunia. Ajaran-ajaran yang telah kita dapati dan kita jalani saat ini adalah bukti dari keberhasilan tersebut.

Yesus Kristus Sebagai Pendamai

1 Yohanes 2 : 1-2
(1) Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. (2) Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

"Dan Ia adalah pendamai untuk segala dosa kita." Jika kita lihat dari penggalan ayat alkitab diatas, kita dapat melihat bahwa Yesus memiliki sebuah tujuan dalam mendamaikan manusia dengan Allah sendiri. Sejak kejatuhan Adam dan Hawa kedalam dosa, hubungan manusia dengan Allah menjadi renggang dan terputus. Dikarenakan dosa manusia menjadi jauh dengan Allah. Untuk itu Yesus datang kedunia, Allah dalam rupa Yesus Kristus menjelma sebagai manusia dan melakukan pelayanan kepada dunia. Bukan hanya sekedar pelayanan, tetapi juga sebagai pendamai dunia. Namun apakah sebatas pendamaian hubungan Allah dengan manusia? Dalam Yohanes 3 : 16 menjelaskan bahwa kedatangan Yesus kedunia bukan hanya bertujuan sebagai pendamai Allah dengan manusia, namun juga Surga dengan manusia. Melalui pengorbanan-Nya-lah manusia dapat layak dimata Allah dan layak menjadi bagian dari kerajaan Allah. Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagai pendamai, pelayanan dan pengorbanan Kristus-lah yang membuat hubungan Allah dengan manusia dapat berjalan semestinya. Karena dosalah yang membuat hubungan Allah dan manusia terputus, dan pengorbanan Kristus yang telah mengalahkan dosa membuat hubungan Allah dan manusia kembali damai.

Yesus Kristus Sebagai Guru

Markus 5:35
Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"

Seperti apakah kita mengenal sosok Kristus? Sudah pasti jawabannya seperti Guru Agung. Yesus memang sangat banyak mengajar dikota-kota, selama 3 tahun lebih Ia telah melakukan berbagai pengajaran dan menjadi teladan bagi umat manusia. Memang tidak dijelaskan dengan detail didalam Alkitab mengenai tugas atau tujuan Yesus yang diutus sebagai seorang guru. Namun dapat kita tinjau bahwa murid-murid bahkan orang-orang didalam ALkitab banyak yang menyebut Yesus sebagai seorang guru dan menjadi seorang teladan. 'Guru' yang kami maksud merupakan sebuah istilah atau perumpamaan mengenai tugas atau ciri-ciri seorang guru. Jadi tugas Kristus didunia ini sama dengan tugas seorang guru semestinya. Tujuan seorang guru yang utama adalah mengajarkan apa yang baik dan menjadi teladan bagi murid atapun orang=orang yang diajarnya. Begitu juga dengan Yesus Kristus bukan hanya sebagai pendamai, kedatangan Yesus kedalam dunia ini juga memiliki tujuan untuk memberitakan injil juga menjadi teladan bagi orang-orang disekitar-Nya itu sebabnya Yesus dikatakn sebagai Guru Agung.


Kisah hidup dan perjalan pelayanan Yesus sungguh menakjubkan. Walaupun tidak dapat menyaksikan secara langsung, mungkin dengan membaca kisah-Nya saja kita sudah dapat terpukau dengan perjalanan-Nya. Kedatangan-Nya kedalam dunia juga bukan hanya merupakan kebetulan semata, melainkan kedatangan Yesus Kristus kedunia membawa dua tugas penting yang patut untuk kita simak. Nah, bagaimana dengan kita? Menurut kita apakah tugas utama kita dilahirkan kedunia? Setiap orang pasti memiliki tanggung jawab ataupun tugas yang telah Tuhan Allah tetapkan. Untuk itu mulailah perjalananmu dan selesaikan tugasmu. Sama hal-Nya dengan Kristus yang telah menyelesaikan tugas-Nya.

Matius 28 :19-20
(19) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (20) dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Mungkin ini adalah salah satu dari tujuan kita dilahirkan.
Read more

Tuesday, 10 May 2016

Penjelasan Sederhana Mengenai Konsep Tritunggal

Tritunggal

Pemahaman Sederhana Mengenai Trinitas


Allah jauh lebih besar dan agung dari kita, karena itu jangan berharap bahwa manusia dapat memahamiNya secara utuh.

Dalam tulisan kali ini, saya akan membahas tentang ketuhanan Trinitas atau Tritunggal, yang merupakan  konsep ketuhanan Kristen pada umumnya. Banyak kalangan menyerang dan menjatuhkan konsep Trinitas karena pada dasarnya mereka tidak paham dan mengenal konsep Trinitas dengan benar.

Alkitab mengajarkan kepada umat Kristen mengenai Trinitas. Dimana jika diartikan secara sederhana, trinitas berarti Allah merupakan satu kesatuan yang terdiri dari tiga pribadi yang berbeda.

Walaupun konsep ini dianggap aneh oleh sebagian orang, orang Kristen tetap percaya dan menganut konsep Trinitas. Namun sayangnya banyak orang yang tidak mengerti mengenai konsep ini, yang membuat orang Kristen dianggap mengada-ngada dalam mempercayai konsep "Allah Tritunggal".

Untuk itu kali ini kami akan menjelaskan secara sederhana mengenai konsep 'Trinitas'.


Tritunggal berarti satu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi. Kita tidak akan pernah menemukan kata "Tritunggal" didalam Alkitab, Namun ini tidak berarti bahwa konsep tersebut tidak diajarkan dalam Alkitab. Seperti juga kata "Alkitab" tidak ditemukan secara eksplisit tertulis dalam Alkitab, tapi kita sering menggunakannya. Jadi, jika mengatakan bahwa Tritunggal tidak benar karena kata tersebut tidak ada dalam Alkitab, jelas itu merupakan pemahaman yang keliru.

Saya akan memberikan sebuah contoh sederhana, disimak ya!

Budi adalah seorang Kepala Keluaraga yang bekerja sebagai seorang guru, selain sebagai guru, Budi juga diangkat oleh warga sebagai ketua RT disuatu lingkungan masyarakat. Didalam rumah, Budi dipanggil sebagai seorang Ayah dan melakukan tugas sebagai seorang Ayah. Saat disekolah, Budi sudah tidak lagi menjadi seorang Ayah, melainkan menjadi seorang Guru dan melakukan tugas sebagai seorang Guru. Didalam lingkungan masyarakat, Budi tidak lagi menjadi seorang Ayah maupun seorang Guru melainkan Budi menjadi Ketua RT dan memiliki Tugas sebagaii Ketua RT.

Dalam kisah diatas kita dapat memahami bahwa Budi memiliki tiga julukan dan tugas yang berbeda. Tetapi yang perlu kita ketahui bahwa Budi tetaplah Budi walaupun ia memiliki tiga pribadi yang berbeda didalam kehidupannya.

Sama halnya dengan konsep Trinitas, dimana Allah memiliki tiga julukan yang berbeda dengan tugas yang berbeda. Walaupun memiliki tiga pribadi yang berbeda, Allah tetaplah Allah.

1) Allah itu Esa: Ulangan 6:4; 1 Korintus 8:4; Galatia 3:20; 1 Timotius 2:5

2) Tritunggal terdiri dari tiga Pribadi: Kejadian 1:1; 1:26; 3:22; 11:7; Yesaya 6:8; 48:16; 61:1; Matius 3:16-17; Matius 28:19; 2 Korintus 13:14.

Bisa diakatakan bahwa Allah 'membagi' kuasanya menjadi tiga pribadi dengan tugas-tugas yang berbeda sesuai dengan fungsinya. Untuk itu tidak ada yang salah dalam konsep trinitas. Selama kita memahami konsep dasar tersebut, mungkin kita dapat lebih mengerti dan mempercayai pengertian Allah Tritunggal.

“TUHAN” berbeda dari “Tuhan” (Kejadian 19:24; Hosea 1:4).

Ini mungkin bagian dari Allah yang tidak terbatas yang tidak dapat dimengerti oleh pikiran kita yang terbatas.

Walaupun ilustrasi yang saya berikan memberi gambaran mengenai Tritunggal, gambaran yang diberikan tidak akurat. Allah yang tidak terbatas tidak dapat digambarkan secara penuh dengan ilustrasi yang terbatas.

Untuk itu kagumlah akan kuasa Allah yang mungkin tidak dapat kita jelaskan secara rinci dan mendetail, baik itu Trinitas ataupun kuasa Allah yang lainnya.

Allah itu bijak dan kuat, siapakah dapat berkeras melawan Dia, dan tetap selamat? ~ Ayub 9:4
Read more
Powered by Blogger.