Showing posts with label Pengetahuan Kristen. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan Kristen. Show all posts

Sunday, 9 April 2017

Inilah 14 Tanda Akhir Zaman dalam Alkitab, Orang Kristen Wajib Tahu!

Pertanyaan yang sering orang tanyakan namun tidak menemukan jawaban yang pasti. Kapan Akhir Zaman akan terjadi?


tanda akhir zaman yang wajib diketahui orang kristen



Menurut kepercayaan Kristen, akhir zaman merupakan saat dimana Yesus Kristus datang kedua kalinya ke dunia untuk menghakimi semua umat manusia yang ada didunia.

Pada tahun 2012 dunia digemparkan dengan penanggalan kalender suku Maya yang 'katanya' dapat memprediksi kapan hari kiamat akan terjadi.

Dunia berpendapat tanggal 21 Desember yang merupakan penanggalan terkahir dari kalender Bangsa Maya merupakan akhir dari kehidupan dunia.

Namun hingga sekarang, hal itu belum dapat dibuktikan.

Apakah hari kiamat akan terjadi? Tidak ada yang mengetahui kapan itu akan terjadi. Namun, Alkitab mencatat, sebelum zaman akhir terjadi, akan ada beberapa tanda yang disebutkan didalamnya.

Untuk itu kali ini kita akan membahasnya, artikel ini ditulis bukan untuk menakuti kita umat percaya, melainkan untuk memperingati kita agar manusia tetap waspada dan berjaga-jaga dalam menyambut kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya.

1. Perang terjadi dimana-mana

Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. - Matius 24 : 6

Perang merupakan tanda yang sangat signifikan menandakan zaman akhir. Menurut Alkitab, akan terjadi perang dan pemberontakan dimana-mana. Dunia akan mulai memperebutkan kekuasaan, dan mungkin Perang Dunia ke-3 adalah penggenapan dari nubuat yang ada didalam Alkitab.

2. Mesias palsu

Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. - Matius 24:5   

Dunia akan dipenuhi dengan orang-orang yang mengaku sebagai juruselamat. Orang yang meniru Kristus akan menyesatkan kamu sekalian, untuk itu janganlah terpengaruh dengan doktrin-doktrin mereka. Namun, meniru Kristus dalam hal ini bukan berarti hanya menjadi Yesus. Melainkan memiliki arti lebih luas.

3. Antikristus

Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. - 1 Yohanes 2 : 18

Orang-orang akan mulai menentang ajaran Yesus Kristus. Setiap orang percaya akan diuji imannya, karena pengikut antikristus akan membantai orang-orang yang menentang mereka. Dan gejolak ini sedang terjadi sekarang. Untuk itu waspadalah!

Seperti yang tertulis didalam Matius 24:9 "Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,"

4. Bencana Alam dan Kelaparan

dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. - Lukas 21 : 11

Gempa bumi yang sangat dahsyat akan menimpa bumi, disertai dengan bencana alam lainnya. Karena bencana alam yang dahsyat ini, dunia akan dilanda bencana kelaparan.

Bahan pangan akan sulit sekali diperoleh, yang menyebabkan banyak umat manusia akan meninggal karena bencana Alam dan Kelaparan.

5. Nabi palsu


Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. - Matius 24 : 11

Hal yang sudah terjadi saat ini, ketika saya melihat berita, terdapat beberapa orang yang mengaku sebagai nabi, mengaku mendapat hikmat, mengaku mendapat nubuat, dll. Berhati-hatilah terhadap mereka, karena mungkin mereka adalah nabi-nabi palsu yang sedang menyebarkan ajaran sesat.

6. Kemajuan pengetahuan

Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah." - Daniel 12 : 4

Kemajuan pengetahuan adalah hal yang tidak mungkin dibendung lagi, namun Alkitab mencatat bahwa pengetahuan manusia yang bertambah adalah tanda akhir zaman.

7. Ajaran sesat

Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat,tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. - 2 Timotius 4 : 3

Manusia akan memuaskan keinginan dagingnya. Manusia akan mulai mencari ajaran sesat yang menurut mereka itu baik. Dunia akan dipenuhi dengan hal demikian.

8. Terjadi ketakutan dan kecemasan
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. - Lukas 21 : 25-26

Kondisi yang semakin buruk, membuat manusia terpuruk. Kecemasan akan terjadi dimana-mana. Kondisi dunia dan manusia akan sama saja, sama sama hancur.

9. Tidak ada kasih


Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. - Matius 24 : 12

Kasih yang merupakan dasar pengajaran Kristen akan sangat jarang dijumpai, manusia mulai mementingkan dirinya sendiri.

Individualisme adalah hal yang paling mencolok mengenai kasih yang dingin. Melihat zaman yang semakin modern, saya merasakan kasih yang sudah tidak tampak lagi didalam kehidupan orang percaya.

10. Lingkungan yang semakin hancur

dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi." - Wahyu 11 : 18

Membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi. Pada masa akhir, dunia akan mengalami gejolak yang tidak stabil. Dengan sikap manusia yang tidak menjaga lingkungan (membinasakan bumi), krisis global akan terjadi.

Air tercemar, udara tercemar, ozon menipis, dll merupakan tanda-tanda masa akhir yang saat ini sedang kita alami. Untuk itu lestarikanlah lingkungan.

11. Manusia menjadi tidak seperti manusia

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya.- 2 Timotius 3 : 1-5

12. Pemberitaan Injil secara luar biasa


Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." - Matius 24 : 14

Seluruh manusia akan mulai memberitakan injil secara besar-besaran. Injil akan disebarluaskan melalui media internet, TV, surat kabar, radio, dll. Dunia akan sangat membutuhkan injil, manusia mulai mencari dimana injil berada.

13. Seks diluar batas dan LGBT

“Seperti pada zaman Lot … Demikianlah juga pada hari ketika Anak Manusia dinyatakan” - Lukas 17:28, 30

Bagaimana keadaan manusia pada zaman Lot sebelum Allah menghancurkan kota Sodom dan Gomora?

Keadaan pada masa itu sangat tidak terkontrol. Manusia menjadi budak seks dan mencari kepuasan akan seksualitas. Pada masa Lot, terjadi penyimpangan seksual layaknya LGBT.

Sekarang dunia seperti Sodom dan Gomora sudah terlihat, dimana pada masa akhir dunia seperti itu akan dibinasakan Allah layaknya pada pada masa itu.

14. Manusia tidak terkontrol

"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. - Matius 24 : 37

Pada zaman Nuh, Allah sangat murka terhadap manusia, dikarenakan sifat manusia yang sudah tidak dapat dikontrol. Manusia bertindak sesuka hatinya tanpa takut akan dosa. Dan keadaan seperti zaman Nuh sudah terlihat dan hendak membuat dunia kembali seperti zaman Nuh kembali.


Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. - Matius 24 : 13

Tidak ada yang mengetahui kapan Hari Kiamat akan terjadi, namun satu hal yang pasti tanda-tanda diatas sudah mulai terjadi.

Satu hal yang dapat saya simpulkan, bahwa tanda-tanda akhir zaman, semuanya disebabkan oleh manusia. Dimana, menurut saya manusia sendiri yang menyebabkan akhir zaman. Seperti zaman Nuh dan zaman Lot, Tuhan membinasakan manusia karena Tuhan murka melihat manusia yang menyimpang dari kebenaran.

Namun meninjau peristiwa Nuh dan Lot ada satu kebenaran yang mungkin sedikit orang menyadarinya.

Sebelum menghancurkan atau membinasakan manusia, Allah selalu memberitahu dan menyelamatkan orang yang dekat dan percaya kepada-Nya. Bukan hanya itu saja, seluruh keluaraga orang yang percaya kepada-Nya juga akan diselamatkan.

Lantas bagaimanakah dengan akhir zaman? Disaat manusia mulai berdosa, apakah Allah akan memberitahu kita orang percaya bahwa Dia akan membinasakan manusia untuk terakhir kali? Tentu saya tidak mengetahui jawabannya. Namun, satu hal yang pasti Allah akan menyelamatkan orang-orang yang benar.

Untuk itu berjaga-jagalah karena hari akhir semakin dekat.
Read more

Saturday, 25 February 2017

Mengapa Harus Saat Teduh?

Ayo siapa yang belum penah saat teduh seumur hidupnya, pasti ada beberapa diantara kita yang memang belum pernah ber-saat teduh.

Ngakunya sih orang Kristen, tapi meluangkan waktu untuk Tuhan tidak pernah sama sekali.

Padahal saat teduh merupakan hal yang cukup penting bagi umat Allah dalam meningkatkan iman kepercayaan kita kepada Allah.

Lantas mengapa saat teduh begitu penting? mungkin beberapa diantara kita akan bertanya demikian. Untuk kali ini kita akan membahas mengenai saat teduh hingga ke akar-akarnya.






Apa itu Saat Teduh?



Saat Teduh adalah waktu yang kita sediakan untuk menjalin hubungan khusus dengan Tuhan.

Waktu dimana kita memang benar-benar fokus hanya kepada Allah. Biasanya dilakukan dengan berdoa, bernyanyi, dan membaca Alkitab serta merenungkannya.

Saat teduh juga biasanya dapat dilakukan dimana saja, namun banyak orang melakukannya didalam kamar sendiri, seperti Firman Allah yang tertulis pada  Matius 6 : 6 "Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Saat teduh juga dapat dikatikan sebagai sebuah rutinitas.

Mengapa demikian?

Karena biasanya orang akan membuat jadwal untuk melakukannya. Namun, rutinitas yang kita lakukan bukanlah sebuah rutinitas biasa, atau sebuah kewajiban.

Karena pada dasarnya saat teduh merupakan kebutuhan kita, karena kita perlu untuk membentuk hubungan religius dengan Allah.

Hubungan layaknya seorang anak dengan Bapanya, begitulah hubungan yang harus kita bentuk dengan Allah.

Untuk itu rutinitas yang kita lakukan adalah sebuah kebutuhan yang mutlak bagi orang percaya yang rentan dengan dosa.

Dengan Sa-Te pula kita dapat menjalani hari-hari tanpa takut, karena kita sudah terlebih dahulu meminta pertolongan kepada dan berdoa kepada Tuhan melalui saat teduh yang telah kita lakukan.

Kita akan merasa lebih siap dalam menjalani hari dikarenakan kita sudah lebih dulu meminta bimbingan daripada Allah untuk menjalankan hari-hari kita seperti biasa.

Mengapa harus Saat Teduh?



1. Membuat Waktu dan Komunikasi Khusus dengan Tuhan

 



Dalam satu hari kita banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat kita sangat sibuk.

Apa lagi bagi Anda yang pekerja aktif, tentu waktu luang yang kita miliki sangat sedikit, bahkan banyak orang yang tidak memiliki waktu luang seharian.

Lantas bagaimana dengan Tuhan? Mengapa kita tidak memiliki waktu untuk berhubungan dengan Tuhan?

Tentu Sa-Te menjadi hal yang sangat kita butuhkan, karena kita membuat waktu yang sangat khusus dengan Tuhan.

Anda dapat bayangkan kita memliki waktu berjam-jam dengan orang lain, namun kita tidak memiliki waktu beberapa menit untuk Tuhan sendiri, padahal hidup kita diatur oleh Tuhan.

Untuk itu saat teduh sangat diwajibkan bagi kita yang sampai kini tidak memiliki waktu untuk Tuhan.

Semuanya pasti mengetahui bahwa waktu ini milik Tuhan, manusia telah dipinjamkan waktu oleh Tuhan.

Sudah sepantasnya sebagai anak-anak Allah harus siap sedia menyediakan waktu untuk Tuhan.

2. Menenangkan hati dan pikiran

 



Hidup adalah masalah, itu yang biasa orang katakan.

Masalah yang ada dalam hidup kita sering kali membuat kita menjadi jauh dengan Allah. Bahkan tidak sedikit dari kita yang dibuat pusing tujuh keliling hanya karena segelintir masalah.

Saat teduh mampu mengatasi itu semua. Saat kita membuka hati dan pikiran kita untuk Tuhan, disitu juga kita kana merasa tenang.

Masalah-masalah yang ada dalam hidup akan terasa ringan ketika mencurahkannya kepada Tuhan. Apalagi kalau kita sungguh-sungguh meminta pertolongan kepada Tuhan, tentu kita akan sedikit lega dan tidak stres dalam menghadapinya.

Dengan saat teduh kita dapat menemukan jawaban atas masalah yang kita hadapi. Karena pada kondisi itu pula, hati dan pikiran kita memang benar-benar jernih.

Tentunya Tuhan akan dengan mudah memberikan jawaban terhadap masalah kita. Karena sesungguhnya Tuhan adalah jawaban atas masalah hdup kita.

3. Ungkapan rasa syukur

 



Tanpa kita sadari, di saat kita menjalin komunikasi kepada Tuhan disitu pula kita tanpa sadar mengucap syukur kepada Tuhan.

Mengapa?

Karena saat teduh membuat kita mulai merenungkan segala yang telah terjadi dalam hidup dan membuat manusia mulai mensyukuri hidup.

Jadi tidak sedikit orang ketika dia melakukan Sa-Te dia semakin merasa bahwa dirinya sangat beruntung dan sangat dikasih oleh Tuhan.

Sa-Te juga menjadi bukti nyata atas rasa syukur kita. Mengapa?

Karena bagi Tuhan, rasa syukur harus nyata dalam seberapa kita peduli terhadap Tuhan dan firman-Nya. Bisa dikatakan harus ada feedback kita kepada Tuhan, dan saat teduh menjadi bukti yang nyata bahwa kita memang benar-benar bersyukur.

Karena Allah sangat senang ketika anak-Nya meluangkan waktu hanya untuk-Nya. Jadi, sudah sepantasnya ketika kita  ber-Saat Teduh, hal pertama yang kita lakukan adalah bersyukur kepada Allah.

4. Evaluasi Diri

 



Manusia adalah makhluk yang berdosa. Dosa adalah bagian dari kita.

Jadi jangan pernah mengatakan bahwa anak-anak Allah tidak pernah berbuat salah walau hanya sehari saja.

Bayangkan saja, seberapa banyak kesalahan yang kita lakukan selama sehari, belum lagi kita melihat kesalahan yang telah kita lakukan seumur hidup kita.

Saat teduh menjadi wadah bagi umat Allah untuk merenungkan tentang apa yang telah dilakukan sepanjang hari. Saat kita membuka hati dengan Tuhan dan mengetahui kebenaran firman-Nya kita akan mengerti bahwa banyak kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan sepanjang hari.

Kita akan mulai merenungkan kesalahan dan mulai memperbaiki diri agar menjadi lebih baik lagi.

Mengevaluasi diri melalui saat teduh adalah hal yang sangat wajib dan harus kita lakukan. Karena dengan begitu, kita akan perlahan-lahan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

5. Meningkatkan Iman dan Pengetahuan akan alkitab

 



Membaca dan merenungkan firman Allah dalam saat teduh membuat kita akan mengetahu mengenai kebenaran firman Allah dan meningkatkan iman kepercayaan kita.

Mengapa?

Kita dengan mudah mengetahui kebenaran akan Allah, dan melalui kebenaran tersebut kita juga akan meningkatkan iman kita dengan Allah.

Saat kita menjalin hubungan khusus dengan Allah dan mempusatkan pikiran hanya kepada Allah disitu pula kita akan menumbuhkan iman kita kepada Allah.

Selain itu, saat kita membaca firman Allah, kita akan memiliki pandangan yang lebih luas akan Alkitab.

Apa yang tidak kita ketahui menjadi kita ketahui, tentu ini sangat baik didalam kehidupan kita.

Sama halnya seperti kita memiliki senter saat hendak berjalan ditengah kegelapan. Begitu pula dengan manusia. Umat Allah tidak akan tersesat karena dia memiliki bekal yang benar. Umat Allah akan mengetahui mana yang salah dan mana yang benar melalui Alkitab.

Untuk itu tidak percuma jika kita memiliki iman yang kuat dibarengi dengan pengetahuan Alkitab yang hebat.

Bagaimana melakukan Saat Teduh?



1. Sediakan Waktu dan Tempat



Sebelum melakukan saat teduh, hal yang pertama yang harus dilakukan adalah menentukan kapan dan dimana hendak melakukan saat teduh.

Memang untuk hal ini tidak harus ditentukan, namun sebaiknya kita dapat menentukan poin tersebut. Upayakan untuk menentukan tempat dimana memang tidak dapat diganggu.

Pilihlah tempat yang memang tersembunyi dan sepi. Karena dengan kondisi seperti itu kita dapat lebih fokus dalam berkomunikasi dengan Allah.

Menurut saya, saat teduh diluar ruangan adalah tempat terbaik. Karena pada saat itu kita akan lebih rileks menghirup udara segar, dan lebih bersatu dengan alam.

Jika memungkinkan pilihlah waktu untuk saat teduh pada pagi hari, sehingga apa yang kita renungkan dapat menjadi bekal untuk sepanjang hari itu.

Selain itu, beberapa tokoh Alkitab seperti Abraham, Ayub, Yakub dll bangun pagi-agi untuk berdoa kepada Tuhan, bahkan Yesus sendiri juga melakukan hal yang sama. 

Jangan lupa tentukan pula berapa menit/jam saat melakukan Sa-Te. Jika Anda baru memulai saat teduh, saya sarankan untuk mencoba dalam waktu yang tidak terlampau lama. Karena Anda akan merasa cepat bosan, dan pada akhirnya tidak melakukan saat teduh kembali.

Selain itu, hal yang paling utama ketika bersaat teduh, jangan pernah lihat jam. Karena itu hanya akan menggangu konsentrasi Anda.

Luangkanlah waktu Anda dengan Tuhan sesuai dengan kebutuhan rohani Anda.

2. Berdiam diri sejenak



Berdiam dirilah sejenak. Hal ini sangat penting.

Undanglah agar Allah benar-benar hadir ditengah-tengah Anda. Usahakan agar kita benar-benar fokus dan berkonsentrasi agar firman yang kita baca dapat meresap didalam kehidupan kita.

Ciptakan pula suasana yang benar-benar sunyi dan sepi. Usahakan agar tidak ada orang yang dapat menggangu untuk menciptakan ketenangan hati dan pikiran.

Kita juga dapat bernyayi sebelum memulai saat teduh. Bernyanyilah dengan setengah suara sambil menutup mata. Piihlah lagu penyembahan yang syahdu.

Fokuslah perhatian kepada Tuhan dan sadari kehadiranNya.

3. Berdoa


Ini bagian terpenting sebelum sebelum memulai saat teduh.

Berdoalah dan minta kehadiran Allah ditengah-tengah kita. Minta bimbingan kepada Allah. Berdoa pula untuk firman yang akan dibaca.

Minta agar roh Allah menerangi ayat yang hendak dibaca. Pada saat berdoa usahakan kita memang benar-benar merasakan kehadiran Allah didalam hati kita.

Usahakan hati Anda benar-benar fokus hanya kepada Tuhan.

4. Baca dan renungkanlah firman Allah



Tentukan ayat alkitab yang akan kita baca.

Kita dapat mencari ayat saat teduh sendiri ataupun  melalui internet dan media sosial yang menyediakan ayat-ayat untuk saat teduh. Baca dan resapi firman Allah.

Jangan pernah membaca secara cepat, namun hayati tiap-tiap kata dan renungkanlah ketika kita membaca ayat tersebut.

Jika perlu, baca berulang-ulang ayat yang kita baca.

Temukan pesan apa yang terkandung dari ayat tersebut. Renungkan pesan yang ada didalam ayat tersebut.

Kaitkan pesan ayat tersebut kedalam kehidupan kita dan mulai mengintropeksi diri kita sendiri.

Selain itu, ketika kita membaca firman Allah usahakan untuk membangun komunikasi dengan Allah. Diskusi dengan Allah, tanya apa yang harus dilakukan, dan minta saran dari Allah.

Setelah itu, ambil keputusan untuk ayat yang kita baca. Berkomitmenlah untuk dapat melakukan pesan yang ada dalam ayat tersebut.

Dengan demikian kita akan lebih mengerti mengenai ayat yang kita baca dan dapat mengaplikasikan pesan yang ada didalam Alkitab.

5. Berdoa kembali



Ketika kita sudah merenungkan ayat yang telah kita baca. Berdoalah kembali kepada Tuhan untuk firman yang boleh sampai kepada kita saat ini.

Minta kekuatan dan pertolongan kepada Tuhan agar kita dapat melakukan perintah-Nya. Minta agar Tuhan menguatkan komitmen yang telah kita buat, juga mintalah kekuatan kepada Tuhan agar kita tidak letih-letih untuk melakukan komitmen tersebut.

Dalam hal ini, Anda juga dapat mendoakan apa yang ingin didoakan, baik itu mendoakan keluarga, pekerjaan, pendidikan, jodoh dll.


Bagaimana?



Apa yang dikatakan sebagai Saat Teduh merupakan hal yang sangat penting bagi kita umat Kristiani.

Mengapa?

Karena hati dan pikiran kita benar-benar terbuka dan teduh, kita akan mulai engobrol dengan Tuhan, itu sangat penting karena Tuhan adalah bagian dari kita.

Jadi tidak akan mungkin, kita dapat bertahan jika sebagain dari hidup kita tidak ada.

Sebagai seorang manusia secara fisik kita membutuhkan makanan dan minuman setiap harinya untuk bertahan hidup. Tanpa itu semua kita tidak akan bisa menjalani hidupseperti biasa.

Begitu pula dengan saat teduh. Saat teduh adalah makanan rohani kita, tanpa makanan rohani kita tidak akan mampu bertahan ditengah gelapnya dunia ini.

Kita membutuhkan saat teduh agar kita dapat bertahan ditengah-tengah dunia. Mulailah membangun hubungan yang baik dengan Tuhan.

Karena tanpa perlindungan dari Tuhan kita tidak akan mampu menghadapi dunia. Untuk itu mulai melakukan saat teduh dan bangun hubungan kita dengan Tuhan.












Read more

Monday, 13 February 2017

Pacaran Beda Agama? Ini Penjelasan Menurut Alkitab

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pandangan Alkitab mengenai pacaran beda iman, ataupun yang biasa sering disebut dengan pacaran beda agama. Pacaran merupakan hal yang sah-sah saja, namun yang menjadi masalah adalah, apakah kita diperkenankan untuk pacaran dengan orang yang tidak beriman? Banyak orang yang memiliki padangan pro dan kontra mengenai hal ini. Ada yang berpendapat bahwa hal itu sah sah saja dilakukan, namun ada juga yang berpendapat bahwa hal itu memang sebaiknya tidak dilakukan.


pacaran-beda-agama-ini-pejelasan-alkitab

Namun pada tulisan saya kali ini saya ingin mencoba untuk menyadarkan Anda bahwa hal tersebut sebaiknya tidak untuk dilakukan. Mengapa demikian? Coba Anda bayangkan apakah pasangan Anda dapat mencitai Anda kalau dia tidak mencintai Tuhan Anda? Orang yang satu iman saja belum tentu dapat tulus mencintai Anda, konon yang tidak beriman sama sekali. Untuk itu sekarang saya akan mengulas penjelasan Alkitab mengenai pacaran beda agama.

#1 Alkitab memang melarang pacaran beda agama

2 Korintus 6:14-15, Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?
Masih ngotot untuk mempertahakan pasangan Anda yang tidak beriman? Mungkin ayat ini cocok menjadi teguran bagi Anda. Alkitab sendiri menghimbau agar anak-anak Allah dapat mencari pasangan yang seimbang dan seiman dengan dia. Satu iman yang dimaksud adalah satu iman didalam Yesus Kristus, yang percaya bahwa Yesus adalah Juru Selamat manusia. Alkitab juga mengatakan bahwa gelap tidak dapat bersatu dengan terang.

#2 Alkitab mencatat bangsa Israel jatuh kedalam dosa karena pasangan yang tidak seiman

Alkitab mencatat bawah bangsa Isarel seringkali jatuh kedalam dosa dikarenakan mereka mengambil pasangan dari bangsa lain yang tidak seiman. Padahal Allah sudah melarang bangsa Israel untuk tidak mengambil pasangan dari bangsa lain selain bangsa Israel. Bahkan dalam kitab 1 Raja-Raja 11 : 1-13, Raja Salomo yang terkenal sangat bijaksana dapat jatuh kedalam dosa penyembahan berhala karena istri-istrinya yang tidak beriman. Lantas bagaimana dengan Anda? Apakah Anda yakin bahwa pasangan yang tidak beriman tidak dapat membawa Anda jatuh kedalam dosa?

#3 Alkitab mengatakan suatu pernikahan harus melahirkan 'Keturunan Ilahi'

Tujuan pacaran adalah pernikahan, jadi tujuan pacaran beda agama adalah pernikahan beda agama.  
Maleakhi 2:15 Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu!  Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
Tujuan dari suatu pernikahan adalah menghasilkan keturunan yang ilahi, lalu bagaimana jadinya jika kita memiliki pasangan yang berbeda iman? tentu hal ini tidak dapat terwujud. jangankan keturunan, hubungan kalian saja sudah tidak ilahi dan mungkin akan berantakan.

#4 Tuhan sudah mempersiapkan jodoh kita

Hal yang paling utama yang perlu kita ketahui adalah bahwa Tuhan sudah mempersiapkan jodoh kita. Untuk itu mengapa terlalu repot mempertahakan hal yang tidak pasti sedangkan Tuhan sudah mempersiapkan yang sudah pasti. Jika kita lihat pada kitab kejadian, Tuhan mengatakan tidak baik jika manusia hidup dengan tidak berpasang-pasangan, untuk itu Tuhan membentuk pasangan Adam yaitu Hawa. Begitu juga dengan Anda sekalian, jangan takut untuk tidak memiliki pasangan, karena Tuhan sudah mempersiapkan pasangan Anda yang lebih sepadan dan seiman.

bagaimana menurut Anda?

masih ngotot untuk pacaran beda agama? masih mau cari alasan untuk melegalkannya? saya sarankan sih untuk meninggalkan si dia dan mulai mencari belahan jiwa Anda yang sebenarnya. Tetap berdoa kepada Tuhan dan minta jodoh yang benar-benar dikehendaki Tuhan, karena pasangan Anda juga yang akan menentukan bagaiman Anda kelak.

Untuk anda yang masih ragu, ingin bertanya, punya masukan atau saran, dapat menghubungi kami melalui email ataupun dapat menyematkannya didalam kolom komentar.

Read more

Friday, 17 June 2016

Apakah Perceraian Solusi Terbaik?

apakah perceraian solusi terbaik bagi hubungan anda dan bagi keluarga anda

Perceraian solusi terbaik?

 

Zaman dulu perceraian dianggap sebagai sebuah aib yang sangat memalukan. Namun, bandingkan dan lihat di zaman sekarang ini. Perceraian sudah menjadi hal yang sangat biasa. Hampir setiap hari kita disuguhi berita tentang kasus perceraian dikalangan selebritis, barangkali hal itulah yang membuat masyarakat kita tidak perlu malu lagi kalau harus bercerai. Masyarakat sudah menganggap bahwa perpecahan sebuah keluarga menjadi hal yang sangat biasa dan tidak tabu lagi untuk dilakukan. Meski angka perceraian di Indonesia tidak setinggi di Amerika Serikat yang mencapai 66,6% atau dua dari tiga pernikahan berakhir dengan perpecahan, dan tidak setinggi di Inggris yang mencapai 50% atau satu dari dua pernikahan berakhir dengan perpecahan, namun angka perceraian di Indonesia cukup mengkhawatirkan sebab dari tahun ke tahun terus meningkat. Yang lebih mirisnya lagi, banyak orang Kristen yang termasuk didalamnya padahal pasangan Kristen sangat jelas dilarang untuk bercerai.

Maleakhi 2:16
Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel...

Apa alasan utama yang kerap kita dengar tentang perceraian ini? Biasanya mereka berkata, "Barangkali inilah solusi terbaik bagi kedua belah pihak." Bahkan saya sendiri sudah sangat bosan mendengarnya. Hampir setiap kasus perceraian yang terjadi didalam kalangan selebritis bahkan selebritis Kristen mengatakan hal yang sama. Mereka berkata bahwa itulah yang terbaik, padahal firman Tuhan berkata bahwa Allah sangat membencinya. Benarkah perceraian adalah solusi terbaik ketika terjadi masalah dalam pernikahan? Dalam sudut pandang kekristenan, jelas itu adalah hal yang sangat dilarang Tuhan, "Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." (Matius 19:6). Bagaimana mungkin melanggar perintah /firman Tuhan dapat dikatakan baik? Mungkin bagi sebagian orang itu merupakan jalan terbaik, namun yang pasti itu merupakan jalan terburuk bagi anak-anak dan keluarga mereka. Bukankah itu berarti mereka sangat egois, sebab hanya karena mementingkan diri mereka sendiri mereka sampai tidak mementingkan nasib dan perasaaan yang akan timbul bagi anak itu sendiri.

Peranggungjawabkan apa yang telah kita lakukan di dalam keluarga. Jika sudah berani membentuk keluarga sendiri, itu berarti kita sudah berani untuk bertanggung jawab dan menerima kelemahan-kelemahan dari keluarga yang telah kita bentuk. Perceraian bukanlah solusi. Jika pernikahan kita bermasalah hadapilah itu dengan jiwa besar, bukannya sedikit-sedikit mengucapkan kata "cerai". Jangan hanya karena permasalahan kecil sepasanga kekasih dapat berpisah dan meninggalkan tanggung jawabnya sebagai orang tua. Bukankah tidak ada keluarga yang sempurna? Untuk itu pertengkaran kecil bahkan besar pasti akan terjadi di dalam keluarga. Nah, ini kembali kepada kita bagaimana cara kita menyikapinya dengan bijaksana. Jangan pernah menyerah kalah dalam pernikahan, perjuangkan apa yang telah kita bentuk. Yakinlah bahwa Tuhan pasti memberikan kekuatan dan solusi terbaik, yang pasti bukans sebuah perpecahan.

Jadikan Allah sebagai nakhoda dalam menjalankan sebuah keluarga Jadikan kasih sebagai pengikat yang kuat didalam pernikahan, jika pernikahan kita dilandasi kasih maka tidak akan pernah ada sesuatu yang dapat memisahkannya. Karena Allah yang memimpin dan kasih yang mengikatnya.
Read more

Tuesday, 14 June 2016

Alasan Yesus Kristus Hanya Melayani Selama 3,5 Tahun

alasan yesus kristus hanya melayani selama 3,5 tahun
Ilustrasi Yesus Kristus


Mengapa Yesus hanya melayani selama 3,5 tahun? Pertanyaan ini sempat terlintas didalam benak saya. Saya sempat bertanya-tanya kepada beberapa pelayan didalam gereja saya, dan akhirnya saya sudah mulai mengerti dan kita akan membahasnya kali ini.

Jika kita telaah Alkitab, kita akan mengetahui hal mengenai kisah hidup Kristus, termasuk pelayanan yang Yesus Kristus lakukan. Mungkin beberapa diantara kita tidak mengetahui alasan Yesus hanya melayani selama 3.5 tahun. Mengapa tidak lebih lama? Bukankah itu terlalu singkat? Mungkin beberapa pertanyaan itu terbesit didalam pikiran kita semua.

Menurut perhitungan umur Yesus dalam ALkitab, Yesus memulai pelyanan-Nya kira-kira berkisar pada usia 29-30 tahun dan wafat atau meninggal pada usia 33 tahun. Jika dihitung secara sistematis, dapat dikatakan pelayanan Yesus Kristus semasa hidup hanya berlangsung kurang lebih selama 3,5 tahun. Pelayanan yang cukup singkat jika kita bandingkan dengan masa sekarang. Mungkin kita pernah melihat beberapa hamba Tuhan yang melayani sudah cukup lama, bahkan hampir separuh hidupnya ia habiskan untuk melayani.

Orang Kristen mengetahui bahwa hari sebelum kelahiran Yesus sudah banyak dinubuatkan didalam kita perjanjian lama. Tentunya kelahiran Yesus Kristus atau biasa kita kenal dengan kelahiran Sang Juruselamat ataupun Sang Mesias sudah dipersiapkan oleh umat manusia yang ada didunia. Jika umat manusia saja sudah menanti-nanti dan mempersiapkannya, bagaimana dengan Allah sendiri. Apakah Allah yang turun kedunia dalam rupa Yesus Kristus tidak mempersiapkan kelahiran ataupun kedatangan-Nya? Tentu saja semua itu telah diperhitungkan oleh Allah sendiri.

Persiapan yang telah Allah lakukan tentu saja sudah sangat sempurna, melihat tugas utama dari kedatangan dan pelayanan Yesus Kristus yang cukup penting dalam menyelamatkan dan memberitakan kabar sukacita kepada manusia. Tentunya setiap persiapan yang Allah lakukan memiliki sebuah alasan tersendiri yang mungkin terdapat beberapa alasan yang dapat untuk kita pahami menurut apa yang tertulis didalam Alkitab.

Lalu mengapa Yesus Kristus hanya melayani selama 3,5 tahun? Jika dilihat mungkin kita akan berpendapat bahwa lamanya pelayanan Yesus itu terlalu singkat bukan?

Menurut kami, yang perlu ditinjau dari kelahiran hingga kisah pelayanan Kristus adalah mengenai tugas yang diemban oleh Kristus. Dalam artikel yang telah kami posting sebelumnya mengenai Tujuan Pelayanan Yesus Kristus kita dapat melihat atau mengambil 2 tugas penting yang harus diselesaikan oleh Yesus Kristus.

Bukan hanya itu saja, dalam kitab Matius 5 : 17, kita dapat melihat mengenai perkataan Yesus mengenai hukum taurat atau bisa juga disebut kitab perjanjian lama.


Matius 5 : 17
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Dalam kalimat tersebut dikatakan bahwa Yesus datang kedunia memiliki sebuah tujuan yang cukup penting yaitu untuk 'menggenapi hukum taurat' atau bisa juga kita katakan 'menggenapi kitab perjanjian lama'.

Lantas apa hubungannya lama pelayanan Yesus Kristus dengan tugas-tugas tersebut?

Yang dapat kita simpulkan adalah selama pelayanan-Nya, Yesus memiliki sebuah tugas penting yang harus Ia lakukan dan selama 3,5 tahun pula Ia sudah berhasil menyelesaikan tugas-tugas-Nya juga telah menggenapi apa yang ada pada perjanjian lama dan menyempurnakan ajaran-Nya didalam perjanjian baru. Yesus telah menggenapi nubuat-nubuat yang ada didalam perjanjian lama dan juga tugas-tugas yang harus diemban-Nya didalam dunia.

Jadi alasan Yesus hanya melayani selama 3,5 tahun adalah karena Ia telah berhasil menyelesaikan tugas-Nya dan telah menggenapi apa yang ada pada perjanjian lama juga telah menyempurnakan ajaran-ajaran Kristen pada perjanjian baru. Itu sebab-Nya kedua perjanjian yang ada dalam Alkitab tetap dipakai karena keduanya memang saling berhubungan.

Untuk itu, lamanya pelayanan Yesus Kristus tidak ditentukan oleh waktu, melainkan ditentukan oleh tanggung jawab yang telah Kristus lakukan. Dan selama 3,5 tahun pula Yesus sudah memenuhi tanggung jawabnya.

Lantas bagaimana dengan kita, menurut kamu apakah alasan kita masih diberkati Tuhan hingga saat ini?
Read more

Sunday, 12 June 2016

Tujuan Pelayanan Yesus Kristus

Berikut ini adalah tugas-tugas yang diemban Yesus Kritus selama melayani di bumi.
Pelayanan Yesus Kristus

Tuhan Yesus memulai pelayanan di bumi pada saat Ia berusia 3o tahun. Pelayanan yang Ia lakukan terbilang relatif singkat, pasalnya Ia hanya melayani selama kurang lebih 3,5 tahun. Namun dibalik waktu singkat tersebut, terdapat banyak sekali kisah dan ajaran yang hebat yang masih dianut hingga saat ini. Orang Kristen percaya bahwa kehadiran Kristus kedalam dunia bukan hanya untuk mewujudkan ataupun menggenapi apa yang telah dinubuatkan dalam perjanjian lama. Pelayanan yang Ia lakukan bukan tidak disertai sebuah tujuan yang hebat. Jika kita melihat kembali kedalam Alkitab, kita akan mengetahui bahwa kedatangan dan pelayanan Yesus memiliki misi yang luar biasa.

Baca juga : Mengapa Yesus Mulai Melayani Pada Usia 30 Tahun?

Selama kisah hidup dan pelayanan-Nya, Yesus sang juruselamat memiliki dua tujuan Utama. Yang pertama adalah sebagai Guru (Lukas 4:43) dan sebagai Pendamai (1 Yohanes 2 : 1-2). Dalam waktu yang cukup singkat tersebut, Yesus dikatakan cukup berhasil dalam melakasanakan misi pelayanan=Nya didunia. Ajaran-ajaran yang telah kita dapati dan kita jalani saat ini adalah bukti dari keberhasilan tersebut.

Yesus Kristus Sebagai Pendamai

1 Yohanes 2 : 1-2
(1) Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. (2) Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

"Dan Ia adalah pendamai untuk segala dosa kita." Jika kita lihat dari penggalan ayat alkitab diatas, kita dapat melihat bahwa Yesus memiliki sebuah tujuan dalam mendamaikan manusia dengan Allah sendiri. Sejak kejatuhan Adam dan Hawa kedalam dosa, hubungan manusia dengan Allah menjadi renggang dan terputus. Dikarenakan dosa manusia menjadi jauh dengan Allah. Untuk itu Yesus datang kedunia, Allah dalam rupa Yesus Kristus menjelma sebagai manusia dan melakukan pelayanan kepada dunia. Bukan hanya sekedar pelayanan, tetapi juga sebagai pendamai dunia. Namun apakah sebatas pendamaian hubungan Allah dengan manusia? Dalam Yohanes 3 : 16 menjelaskan bahwa kedatangan Yesus kedunia bukan hanya bertujuan sebagai pendamai Allah dengan manusia, namun juga Surga dengan manusia. Melalui pengorbanan-Nya-lah manusia dapat layak dimata Allah dan layak menjadi bagian dari kerajaan Allah. Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagai pendamai, pelayanan dan pengorbanan Kristus-lah yang membuat hubungan Allah dengan manusia dapat berjalan semestinya. Karena dosalah yang membuat hubungan Allah dan manusia terputus, dan pengorbanan Kristus yang telah mengalahkan dosa membuat hubungan Allah dan manusia kembali damai.

Yesus Kristus Sebagai Guru

Markus 5:35
Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"

Seperti apakah kita mengenal sosok Kristus? Sudah pasti jawabannya seperti Guru Agung. Yesus memang sangat banyak mengajar dikota-kota, selama 3 tahun lebih Ia telah melakukan berbagai pengajaran dan menjadi teladan bagi umat manusia. Memang tidak dijelaskan dengan detail didalam Alkitab mengenai tugas atau tujuan Yesus yang diutus sebagai seorang guru. Namun dapat kita tinjau bahwa murid-murid bahkan orang-orang didalam ALkitab banyak yang menyebut Yesus sebagai seorang guru dan menjadi seorang teladan. 'Guru' yang kami maksud merupakan sebuah istilah atau perumpamaan mengenai tugas atau ciri-ciri seorang guru. Jadi tugas Kristus didunia ini sama dengan tugas seorang guru semestinya. Tujuan seorang guru yang utama adalah mengajarkan apa yang baik dan menjadi teladan bagi murid atapun orang=orang yang diajarnya. Begitu juga dengan Yesus Kristus bukan hanya sebagai pendamai, kedatangan Yesus kedalam dunia ini juga memiliki tujuan untuk memberitakan injil juga menjadi teladan bagi orang-orang disekitar-Nya itu sebabnya Yesus dikatakn sebagai Guru Agung.


Kisah hidup dan perjalan pelayanan Yesus sungguh menakjubkan. Walaupun tidak dapat menyaksikan secara langsung, mungkin dengan membaca kisah-Nya saja kita sudah dapat terpukau dengan perjalanan-Nya. Kedatangan-Nya kedalam dunia juga bukan hanya merupakan kebetulan semata, melainkan kedatangan Yesus Kristus kedunia membawa dua tugas penting yang patut untuk kita simak. Nah, bagaimana dengan kita? Menurut kita apakah tugas utama kita dilahirkan kedunia? Setiap orang pasti memiliki tanggung jawab ataupun tugas yang telah Tuhan Allah tetapkan. Untuk itu mulailah perjalananmu dan selesaikan tugasmu. Sama hal-Nya dengan Kristus yang telah menyelesaikan tugas-Nya.

Matius 28 :19-20
(19) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (20) dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Mungkin ini adalah salah satu dari tujuan kita dilahirkan.
Read more

Mengapa Yesus Mulai Melayani Pada Usia 30 Tahun? Ini Jawaban Kami!



Alasan Tuhan Yesus mulai melayani pada usia 30 tahun

 

Pelayanan adalah kata yang tidak asing lagi ditelinga orang-orang Kristen. Pelayanan merupakan bagian dari tritugas gereja yang memang harus melekat pada setiap umat Kristiani di seluruh dunia. Bagi orang Kristen melayani adalah sebuah anugerah terindah yang pernah ada didalam kehidupan, pasalnya orang Kristen berpendapat bahwa menjadi hamba Tuhan adalah bentuk rasa syukur manusia terhadap berkat yang tekah diberikan Tuhan kepada kita.

Salah satu tokoh yang cukup terkenal dalam pelayanannya adalah Yesus Kristus. Ia dikenal sebagai Sang Guru Agung, karena ajaran-ajaran yang ada pada Yesus Kristus tetap dianut hingga saat ini. Yesus Kristus sendiri dianggap sebagai satu-satunya tokoh yang mengajarkan kita untuk mengasihi musuh dan mendoakan orang yang menganiaya kita (Matius 5:44). Luar biasa bukan? ajaran yang mungkin tidak akan kita jumpai dalam ajaran-ajaran agama lain.

Dalam kisah hidupnya, mungkin beberapa diantara kita belum mengetahui bahwa Yesus Kristus memulai pelayanan-Nya pada usia kurang lebih 30 tahun. Mengapa demikian? Untuk itu kali ini kita akan membahasnya!

Jika kita menelaah dan memperhatikan kehidupan Yesus didalam Alkitab, kita hanya akan menjumpai Yesus pada usia 12 tahun saat Yesus masih anak-anak dan kemudian kita akan menjumpai Yesus kembali pada usia 30 tahun saat Ia sudah mulai melakukan pelayanan dan memberitakan firman. Namun kali ini kita tidak akan membahas memngenai kisah hidup Yesus saat berusia 12=30 tahun. Karena sudah sangat banyak artikel yang menjelaskan mengenai hal tersebut dan kami yakin beberapa diantara kamu mungkin sudah mengetahuinya.

Yohanes 21:25
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. 

Itu tadi adalah sepenggal ayat alkitab mengapa kisah hidup Yesus tidak ditulis sepenuhnya didalam Alkitab.

Lantas mengapa Yesus mulai memberitakan firman pada usia 30 tahun?


Alasan ini sebenarnya bukan hanya karena rencana Allah sendiri ataupun hal-hal yang lain. Menurut kami alasan yang utama adalah karena Yesus Kristus tetap menghargai tradisi yang ada pada bangsa Yahudi. Dalam tradisi yahudi, seseorang dianggap dewasa, matang, cukup umur untuk mengajar adalah saat berusia 30 tahun. Pada saat ini orang sudah diakui sebagai guru ataupun sudah diakui menjadi orang yang matang dalam memberitakan firman. Yesus yang hidup dan lahir ditengah-tengah bangsa Yahudi tentunya akan menjalankan setiap tradisi yang ada didalam kehidupan orang Yahudi.

Jadi sebelum berusia 30 tahun, Tuhan Yesus tidak dapat mengajar maupun memberritakan firman karena belum dianggap dewasa oleh orang-orang Yahudi. Itulah mengapa didalam Alkitab kita hanya akan melihat Yesus Kristus mulai mengajar pada usia 30 tahun. Tuhan Yesus tetap mematuhi ataupun menjalankan tradisi yang ada didalam kehidupan-Nya. Ia tetap menghargai dan melestarikannya, itu sebabnya tidak sedikit pula gereja yang tetap melestarikan budaya didalam kegiatan dan kebaktian gerejanya. Dalam kasus ini mungkin kita dapat mengerti bahwa Tuhan Yesus Sangat menghargai adat istiadat yang ada dialam masyarakat.

Jadi dapat disimpulkan bahwa alasan utamanya adalah adat orang Yahudi. Bisa dibilang mengapa Yesus mulai mengajar pada usia 30 tahun adalah dikarenakan adat Yahudi yang menganggap bahwa orang-orang yang telah berusia 30 tahun sudah dewasa. layak. dan matang dianggap ataupun disebut sebagai seorang guru (rabbi).

Luar biasa Tuhan kita, walaupun Ia memiliki kuasa, Ia tetap menghargai tradisi ataupun adat istiadat yang berlaku didalam suatu masyarakat.
Read more
Powered by Blogger.